Annyeong...
Disini saya mau nge-post
fanfic yang udah aku remake dari fanfic ku yang dulu sempet aku post tapi rada
berantakan.. :D :D
Semoga fanfic yang
udah aku repair ini bisa lebih dinikmatin neee..
Fanfic ini
bercerita tentang seorang pria yang bercita-cita untuk menjadi seorang artis
dan penyanyi, namun latar belakang keluarganya sama sekali tidak mendukungnya
dalam hal menggeluti bidang yang ia sukai itu. Suatu ketika ia bertemu dengan
seorang gadis yang membuat hatinya tergerak dan sangat ingin untuk dapat
mempertahankannya.
Tentu saja, gadis
itu juga sangat diimpi-impikan oleh semua pria hingga ia harus rela
mengorbankan sesuatu yang menurutnya sangat berharga.
Lalu, apakah yang
akan ia korbankan??kalo penasaran, ikuti terus dong ya cerita fanfic ini..
Caranya, cukup
comment aja kokk, dan beri beberapa saran atau pendapat kalian tentang fanfic
ini..
author by:
t : @Magnae_Della
ig: @della1004
Gamsahaeyo...
You Choosen By Me
Part 1
Cast :
1. Bae Suzy
2. Kim Myungsoo
3. Kim Chanyeol a.k.a Park Chanyeol
4. Park Jiyeon
5. Oh Sehun
Satu
pagi yang cerah, seorang gadis remaja sedang mengayuh sepedanya menuju
kesekolah barunya, gadis itu bernama Bae Suzy. Sebelumnya Suzy pernah
bersekolah di Gwangju, namun karena pekerjaan ayahnya yang seorang buruh
pabrik, membuatnya sering berpindah tempat.
Sebelum sampai di sekolahnya, dia terserempet oleh mobil yang sedang
melaju kencang, sehingga membuatnya terjatuh, buku yang ia bawapun jatuh berantakan.
Tak lama, seseorang keluar dari mobil tersebut lalu menghampiri Suzy.
“apa
kau baik baik saja?apa ada yang terluka?” tanya orang itu panik.
“tidak
Tuan. Saya baik baik saja” jawab Suzy sembari mendirikan sepedanya yang jatuh
itu.
orang
itupun menghela nafas tenang karena orang yang ia srempet tadi baik baik saja, Suzy
yang sedang memungut bukunya itu lalu meminta maaf pada orang itu
“maaf
Tuan, seharusnya tadi saya lebih berhati hati” tambah Suzy sambil membungkukkan
badan.
“tidak,
tidak, seharusnya saya yang harus minta maaf padamu, oh ya, kalau boleh tau,
siapa namamu?”
“nama
saya Bae Suzy, senang bertemu anda Tuan”sambil membungkukkan badannya lagi.
“senang
juga bertemu denganmu, kau sangat cantik Suzy-ah” puji orang itu padanya.
“terima
kasih Tuan” jawabnya sambil tersenyum.
Tiba
tiba, seseorang memanggil dari dalam mobil itu.
“ayah!
kenapa lama sekali, cepatlah!!, nanti aku terlambat”
Ternyata
dia adalah anak dari orang yang menerempet Suzy tadi.
“iya,
sebentar” balas Tuan yg tadi menyerempet Suzy.
Sementara
itu, Suzy masih membersihkan seragamnya yang kotor.
“oh
ya Suzy, saya harus pergi dulu, ini..kau bersihkan seragammu dengan ini” orang
itu memberi Suzy sapu tangannya
“Tuan,
tapi”
“oh
ya, satu lagi, jangan panggil saya Tuan, panggil saja paman, mengerti?”imbuh
orang itu.
Suzy
mengangguk
“mengerti
Tuan, ah tidak, mengerti paman”
Orang
itupun pergi sambil melambaikan tangannya.
Suzy
pun segera bergegas menuju sekolah dengan terburu buru.
Saat
didalam kelas, semua murid duduk dengan rapi. Guru Seo pun datang,
“anak
anak, hari ini kita kedatangan teman baru yang baru pindah dari Seoul, mohon
kalian bisa berteman dengan baik, Suzy, kemari”
guru
Seo memanggil Suzy yang masih berada diluar kelas.
Suzy
pun masuk kedalam kelas dengan tenang, ia menghampiri guru Seo dan
membungkukkan badannya.
“Suzy,
boleh kau perkenalkan dirimu pada teman temanmu sekarang?” perintah guru Seo
pada Suzy.
“tentu
bu. apa kabar? Perkenalkan, nama saya Bae Suzy, senang bertemu kalian”lagi, Suzy
membungkukkan badannya.
“senang bertemu denganmu” jawab murid lainnya
serempak.
“hei
kau! Cantiknyaaaa “goda salah seorang murid lain pada Suzy
Semua
mata tertuju pada Suzy karena kecantikannya. Gurupun menyuruh Suzy memilih
tempat duduknya.
“Suzy,
silakan kau pilih tempat dudukmu”
“baik
bu” jawabnya.
Kemudian
ia berjalan sambil melihat lihat tempat duduk yang kosong, setelah melihat
lihat ia menemukan dua tempat duduk yang masih
kosong, yang satu berada dipojok kiri dan yang satu berada dipojok
kanan.
karena
tempat duduk permeja untuk dua orang, Ia memilih tempat duduk disebelah pojok
kiri yang ternyata disebelahnya telah ditempati oleh seorang lelaki.
Saat
Suzy duduk, tiba tiba lelaki itu mengelak
“ya!kenapa
kau duduk disini?”tanya lelaki itu sinis
“memangnya
tidak boleh?ya sudah..”lalu Suzy berdiri dan hendak pindah tempat dari situ
Belum
sampai Suzy melangkahkan kakinya, lelaki itu berkata
“tidak,,jangan,,maksudku
bukan begitu..”terangnya suara sedikit ego
Lalu
Suzy kembali duduk dan bertanya pada lelaki itu
“kalau
begitu apa?”
Belum
sampai lelaki itu menjawab, gurupun mulai merasa aneh dngan tingkah mereka
berdua dan mulai bertanya pada mereka
“Bae
Suzy, Kim Myungsoo. Ada apa?”tanya guru Seo
“Kim
Myungsoo?itu namamu?” yang kemudian Suzy tiba tiba bertanya pada Myungsoo
“memangnya
kenapa?”tanya Myungsoo balik pada Suzy
Guru
Seo semakin penasaran dan mendekat ke arah mereka
“Bae
Suzy, Kim Myungsoo. Apa ada masalah?atau, kalian sudah saling kenal?”tanya guru
Seo pada mereka
“tidak
tidak, tentu saja kami tidak saling kenal. Ini pertemuan pertama kami”jawab Myungsoo
mengelak.
“ya
sudah kalau begitu,,bu guru harap, kalian bisa berteman baik” guru Seo lalu
kembali kedepan kelas
Guru
Seo memulai pelajarannya yang kebetulan mata pelajarannya adalah Bahasa Inggris,
dan materinya adalah ‘Hobby’. Pada saat ditengah pelajaran, guru Seo memberi PR
pada muridnya untuk menuliskan apa hobi yang dimiliki siswa menggunakan Bahasa
Inggris.
Tanpa
disadari, Myungsoo dari tadi diam dan tidak memperhatikan penjelasan guru Seo
melainkan hanya terus melirik kearah Suzy yang sangat memperhatikan guru Seo
dan baru ia sadari bahwa Suzy ternyata sangat cantik.
Bel
pulangpun berbunyi, semua murid bergegas pulang dan satu persatu murid keluar
dari dalam kelas. Myungsoo masih didalam kelas bersama Suzy yang kemudian
bicara.
“Suzy-ah..”ucap
Myungsoo
“hmm?”
balas Suzy sambil melihat kearah Myungsoo sekilas dengan menaikkan kedua
alisnya .
“aku..minta
maaf soal yang tadi” lanjut Myungsoo
“maksudmu..soal
yang tadi apa?”tanya Suzy kebingungan
“tadi..seharusnya
aku menjadi teman pertamamu yang
menyenangkan..bukannya
seperti itu..”tambah Myungsoo
Suzy
pun tertawa kecil saat mendengar pengakuan Myungsoo itu. Ia langsung memukul
pundak Myungsoo dengan keras dan berkata
“yaa!
Memangnya siapa yang memperdulikan masalah seperti itu?! Lagi pula aku tidak
merasa kau seperti itu”jawab Suzy yang membuat Myungsoo tenang
“benarkah??kalau
begitu kita harus berjanji untuk menjadi teman baik mulai hari ini !” tambah Myungsoo
yang bersemangat
“tentu..siapa
yang tidak memperbolehkan orang yang ingin berbuat kebaikan?? Itu adalah hal
yang paling bodoh jika aku menolak janji itu..”jawab Suzy yang mengiyakan
Mereka
berdua langsung mengaitkan kedua jari keringking mereka yang menjadi janji yang
mereka ucap tadi.
“kalu
begitu, kita pulang bersama bagaimana?”
“pulang
bersama?, tapi aku membawa sepeda”
“tidak
papa, kau menuntun sepeda dan aku akan mengikutimu dari belakang”
“baiklah”
Saat
di depan gerbang, mobil Myungsoo menunggu yang didalamnya juga ada seorang
lelaki yang merupakan kakak Myungsoo.
“Kim
Myungsoo!kenapa baru keluar?ayo naik, kita pulang”perintah kakaknya
“kau
pulang duluan saja, aku jalan kaki”
Kakak
Myungsoo melihat kearah Suzy lalu menutup jendela kacanya.
“jalan
pak!” perintah kakak Myungsoo pada sopir.
“baik
Tuan” balas sopir itu.
Di
sepanjang jalan, Suzy bertanya
“kau
punya kakak ya?”
“apa?i..iya..”jawab
Myungsoo tiba tiba gagap
“siapa
namanya?”tanya Suzy lagi
“dia?aa
dia..namanya Chanyeol, Kim Chanyeol”
“ooh,
namanya Chanyeol oppa..”
“oppa?”tanya
Myungsoo kaget
“ada
apa?”tanya Suzy bingung
“tidak”jawab
Myungsoo kesal
Dalam
hati Myungsoo bergumam, “baru pertama kali bertemu saja sudah panggil dia oppa,
cih”
“oh
ya, apa nanti kau akan mengerjakan tugas dengan hyungmu?” tanya Suzy menyambung
pembicaraan
“tugas?tugas
apa?”tanya Myungsoo kebingungan
“apa
kau tidak memperhatikan guru Seo tadi?aah..kau ini. Guru Seo memerintahkan kita
supaya menulis apa Hobi kita dalam bahasa inggris” jelas Suzy
“benarkah?emh,
kalau begitu hobi mu apa?”tanya Myungsoo tiba tiba
“hobiku?emm..aku
sangat suka berdansa”jawab Suzy semangat
“dansa?memangnya
kau bisa berdansa?”tanya Myungsoo lagi
“tentu
saja, ini sudah menjadi tradisi keluargaku” terang Suzy lalu bertanya
“lalu
apa hobimu?”
“hobiku?...aku
suka menyanyi”jawab Myungsoo kembal
i
“menyanyi?apa
kau bercanda?”Suzy tertawa kecil mendengar hobi Myungsoo
“apa
perlu bukti?”tantang Myungsoo
“kalau
kau bisa..”
Tiba
tiba Myungsoo berhenti sejenak dibawah sebuah pohon, lalu mulai bernyanyi
“you
are not alone, iam here with you, though you’re far away, iam here to stay, you
are not alone, iam here with you, though
we’re far apart, you’re always in my heart, for you are not
alone....bagaimana?apa belum cukup?”pamer Myungsoo.
“suaramu,,,,
lumayan”puji Suzy yang agak gengsi. Sebenarnya Suzy sangat terpesona oleh suara
yang dimiliki Myungsoo, tapi karena Myungsoo sempat meremehkan hobinya itu ia
menjadi sedikit kecewa dan hanya memberi komentar lumayan pada suara Myungsoo.
“apa
kau baru menyadarinya?”pamer Myungsoo lagi
“baru
dipuji segitu saja sudah sombong!”jawab Suzy keras
“iya
iya, maaf..o ya, katamu kau bisa dansa?coba buktikan!”tantang Myungsoo balik
“dansa?mana
mungkin aku bisa dansa sekarang, aku harus punya pasangan untuk
berdansa..”terang Suzy
“apa?aah..dansa
memang menyebalkan, tak bisa dilakukan tanpa pasangan” keluh Myungsoo karena Suzy
tak jadi menari dansa dihadapannya
“kau
ini, memangnya kau tak bisa berdansa?”tanya Suzy
“untuk
apa aku bisa dansa? Sama sekali tak menyenangkan”keluh Myungsoo lagi
Mendung
tiba tiba datang dan mengingatkan mereka
untuk melanjutkan perjalanan mereka untuk pulang, ternyata tanpa mereka sadari,
mereka sudah sampai di pertigaan dimana Myungsoo tetap lurus kedepan dan Suzy
harus belok kearah kanan.
“Myungsoo,
aku harus belok kekanan, kau kearah mana?”tanya Suzy
“oh,
aku masih lurus kedepan, apa kau perlu kuantar?”tawar Myungsoo pada Suzy
“tidak
usah, kalau begitu aku duluan ya..sampai jumpa besok”ucap Suzy saat mulai
mengayuh sepedanya sambil melambaikan tangan
“sampai
bertemu kembali”jawab Myungsoo dan membalas lambaiannya
Sesampainya
dirumah, ternyata ayah Myungsoo sudah menunggunya dari tadi didepan rumah, ayah
Myungsoo menghampirinya.
“Myungsoo-ya!kenapa
kamu pulang jalan kaki?bukankah itu melelahkan?”tanya ayah Myungsoo khawatir
“ayah,
aku ini sudah kelas 2 SMA, jadi ayah tidak usah khawatir”jawab Myungsoo
menenangkan
“benar,
bahkan jika Myungsoo tidak pulang juga tidak papa, itu lebih bagus”tambah ibu Myungsoo
yang tiba tiba datang mengacaukan suasana
“Hye
Kyo!!!”gertak ayah Myungsoo pada istri keduanya yang sekaligus ibu tiri Myungsoo.
Nyonya
Hye Kyo pun kembali kedalam rumah dengan wajah sinis.
“Myungsoo,
sekarang kau masuk dan cepat ganti bajumu..”perintah ayah Myungsoo
Myungsoo
mengangguk dan masuk kedalam. Dikamarnya ia masih mangingat sosok wanita yang
berhasil membuat hatinya tergerak.
“baru
pertama kali aku merasakan ini..”gumamnya dengan senyum diwajahnya
Sementara
itu, saat Suzy baru sampai dirumah, ia disambut riang oleh ibunya yang sedang
menyiram bunga di halaman rumahnya.
“aku
pulang..”ucap Suzy saat sampai dirumahnya
“Suzy..kau
sudah pulang..”ucap ibu Suzy lalu meninggalkan pekerjaannya sejenak dan
menghampiri Suzy.
“bagaimana
dengan sekolah barumu?apakah menyenangkan?”tanya ibu Suzy sambil membawakan tas
yang dibawa Suzy kedalam rumah
“tentu
saja bu, disana temanku sudah banyak..ibu tenang saja”jawab Suzy menenangkan
ibunya
“ooh,
syukurlah, oh ya, apa ada pria yang kamu suka disekolahmu?”tanya ibu Suzy yang
membuat Suzy kaget
“ibu..baru
sehari aku sekolah disana, jadi mana
mungkin aku suka pada seseorang dalam waktu sesingkat itu!, ibu ada ada
saja”jawab Suzy mengelak
“ya
sudah, ibu minta maaf, sekarang kau ganti baju, makan siang lalu belajar” tambah
ibu Suzy
“baik
boss”jawab Suzy semangat
Sementara
itu, Myungsoo yang sedari tadi dikamar dan belum keluar, tiba tiba pintu
kamarnya ada yang mengetuk
“siapa?”tanya
Myungsoo pada yang mengetuk
“ini
aku, boleh aku masuk?” tanya orang itu
“aah,
hyung..masuk saja”jawab Myungsoo
Chanyeol
pun masuk kedalam dan menghampiri Myungsoo
“kenapa
kau tidak keluar?apa kau sudah makan?” tanya Chanyeol padanya
“nanti..nanti
aku akan keluar”jawab Myungsoo dengan nada malas
“Hyung
ada satu pertanyaan lagi, boleh aku mengatakannya?” tanya Chanyeol lagi
Myungsoo
yang penasaran dengan pertanyaan kakaknya itupun mengiyakan
“apa?”
tanya Myungsoo
“gadis
yang bersamamu tadi, itu siapa?”
Pertanyaan
yang dikeluarkan Chanyeol pun membuat Myungsoo kaget dan terdiam sejenak. Dalam
hatinya ia bergumam
“apa
kakakku pun suka padanya?aaah, tidak mungkin, kalau kujawab ia adalah temanku,
maka aku akan kehilangan kesempatan,, lalu aku harus jawab apa?” gumam Myungsoo
yang kebingungan
“
Myungsoo-ya!kanapa kau tidak menjawabnya?” tanya Chanyeol
“ah?iya?maksud
kakak gadis yang tadi pulang bersamaku?” tanya Myungsoo memperjelas
“iya,
siapa gadis itu?sepertinya aku belum pernah melihatnya sebelumnya” jawab Chanyeol
yang semakin penasaran
“dia,,,,pacarku!”
jawab Myungsoo yang berbohong pada Chanyeol
Chanyeol
yang mendengar jawaban dari Myungsoo kaget dan bertanya kembali
“sudah
berapa lama hubungan kalian?” tanya Chanyeol penasaran
“aaah,
kakak. Apa aku harus menceritakan ini juga?ha?” jawab Myungsoo yang mencoba
menghindar dari pertanyaan yang satu ini
“kalu
kau tidak mau menceritakannya juga tidak papa, kakak pergi dulu” Chanyeol pergi
dari kamar Myungsoo dengan wajah penasaran
ç===è
Chanyeol
mengetuk kamar Myungsoo untuk sarapan bersama, tapi tidak ada jawaban dari Myungsoo.
Dia masuk kedalam kamar Myungsoo dan mencarinya, tapi Myungsoo tak ditemukan. Chanyeol
keluar dan bertanya pada pembantunya
“bibi,
tau dimana Myungsoo?” tanyanya
“oh,
Tuan Muda sudah pergi dari tadi Tuan” jawab pembantunya
Diruang
makan, tuan Kim bertanya pada Chanyeol
“Chanyeol,
dimana Myungsoo?kenapa kau tidak memanggilnya?”
“Myungsoo
sudah pergi duluan..”jawab Chanyeol
“dia
sudah kesekolah duluan?tumben dia, apa ada sesuatu yang terjadi
dengannya?”tanya tuan Kim lagi
“entah
ayah, aku juga tidak tau”jawab Chanyeol
Disekolah,
Myungsoo berdiri didepan gerbang pintu sekolah menunggu Suzy. Sudah lebih dari
satu jam ia berdiri disitu. Akhirnya, Suzy datang. Suzy melihat Myungsoo dan
menghampirinya.
“Kim
Myungsoo!” panggil Suzy sambil berlari
Myungsoo
melihat kearah Suzy dan tersenyum
“kenapa
kau datang begitu siang?”tanya Myungsoo
“memangnya
kenapa?tidak ada urusannya denganmu kan..”tanya Suzy
Dengan
wajah sedikit kecewa, Myungsoo menjawab
“tidak”sambil
jalan menuju kekelas
Suzy
mengikuti dan terus bertanya
“apa
kau menungguku?apa kau menanti kedatanganku?”
“kau
itu, siapa yang mau menunggu kedatangan orang
sepertimu!?”balas
Myungsoo yang masih kecewa
“aah,
mengaku saja..kau merindukanku kan?benar kan?” goda Suzy sambil
menggoyang-goyangkan tangan Myungsoo
Tampak
dari kejauhan sosok gadis sebaya mereka menguntit dan terus mengawasi Myungsoo
dan Suzy. Gadis itu bernama Park Jiyeon. Jiyeon sudah lama memendam rasa cinta
pada Myungsoo namun tak pernah mendapat respon sekalipun dari Myungsoo.
Bel
masuk pun berbunyi
“anak-anak,
sekarang kumpulkan PR kalian yang minggu kemarin ibu berikan!” perintah guru
Seo
semua
muridpun maju kedepan untuk mengumpulkan PR
guru
Seo melihat-lihat dan mengoreksi pekerjaan semua murid.
“anak-anak,
dari sekian banyak Hobi yang kalian miliki, ada satu hobi yang membuat ibu
penasaran. Bae Suzy, majulah kedepan!”
perintah
guru Seo yang kemudian memanggil Suzy
Suzy
maju kedepan dan menghadap ketemannya.
“Suzy,
apa Hobimu benar berdansa?”tanya guru Seo
Semua
murid langsung ribut sendiri-sendiri dan saling bertanya kepada teman-temannya
tentang Hobi Suzy itu.
Dengan
senyum ia menjawab
“benar
bu”
“ibu
guru penasaran, bisa kamu buktikan bagaimana kamu
berdansa?”
perintah guru Seo yang ingin melihat bakat Suzy itu
Semua
mata langsung tertuju pada Suzy untuk menyaksikan Suzy menari dansa.
“itu
semua tidak akan terjadi!”tiba-tiba Myungsoo menyela
“tidak
akan terjadi?maksud kamu apa Myungsoo?” tenya guru Seo yang kaget akan
pernyataan Myungsoo
“maksudku,,
Suzy tidak akan dapat berdansa, karena dia harus mempunyai pasangan untuk
berdansa” terang Myungsoo
Lalu
guru Seo bertanya pada semua murid apakah ada yang bisa menjadi pasangan dansa Suzy.
“apakah
disini ada yang bisa menjadi teman dansa Suzy?”
Semua
murid diam dan tidak ada yang menjawab
“aku
bisa menjadi teman dansanya” tiba-tiba seseorang masuk kedalam kelas dan
menawarkan menjadi teman dansa Suzy.
Semua
yang ada dikelas kaget karena yang datang adalah Kim Chanyeol, kakak kelas
mereka yang menjadi pujaan hati para gadis di sekolah karena ketampanannya yang
sekaligus adalah kakak dari Kim Myungsoo.
“bagaimana
guru Seo?apa aku bisa menemaninya berdansa?” tanya Chanyeol lagi
“ah,
baiklah..tunjukkan pada kami kemampuan kalian”guru Seo menyetujuinya
Suzy
dan Chanyeol akhirnyapun mulai berdansa. Semua mata tertuju pada mereka berdua,
sebagian murid ada yang cemburu ada juga yang malah senyum-senyum sendiri. Tak
terasa mereka berdua sudah dansa cukup lama, namun semua masih menikmatinya,..
kecuali Myungsoo
“cukup!!”
seru Myungsoo
Pernyataan
Myungsoo membuat semua orang kaget dan menghentikan langkah Suzy untuk berdansa
ç===è
Bel
pulangpun berbunyi, semua murid pulang dan keluar dari dalam kelas satu
persatu, begitu juga Myungsoo. Suzy yang merasa aneh dengan sikap Myungsoo pun
mengikutinya.
“Kim
Myungsoo!” panggil Suzy keras
Myungsoo
tak merespon panggilan dari Suzy dan terus jalan menghindari Suzy
“kenapa
kamu tiba-tiba berubah seperti ini?”tanya Suzy lagi
Myungsoo
terus berjalan tanpa memperdulikan Suzy.
“Kim
Myungsoo!!” teriak Suzy yang membuat Myungsoo berhenti berjalan
“kamu
kenapa?sejak tadi pagi sikapmu jadi berubah, apa karena aku datang
kesiangan?kalau memang iya, aku minta maaf” kata Suzy
Myungsoo
yang sudah tidak tahan lagi menahan rasa yang campur aduk itu membanting tasnya
dan langsung berbalik dan memeluk Suzy.
“Myungsoo,
apa yang kamu lakukan?ada apa?Myungsoo..”tanya Suzy yang makin kebingungan
dengan sikap Myungsoo
“jangan
pergi, kumohon jangan pergi, tetap disampingku”jawab Myungsoo yang tiba-tiba
meneteskan air mata.
ç===è
“Kringgggggg”
Suara
nada berbunyi dari hp milik Chanyeol
“yeoboseyo”
ucap Chanyeol
“Park
Chanyeol, adik palsumu benar-benar hebat kalau soal wanita” sahut orang yang
membuat panggilan itu
“Oh—Sehun?”
tanya Chanyeol dengan penuh keyakinan
“hhm,
masih ingat dengan suaraku?” sahut pria yang bernama Sehun itu
“sebenarnya
apa yang kau bicarakan? Adikku? Adik palsuku?” tanya Chanyeol dengan beruntun
“iya,
aku melihatnya dengan seorang wanita sekarang, benar-benar cantik” jawab pria
itu
Disisi
lain, nampak sorang pria dari kejauhan menatap dua orang yang sedang berjalan
berdampingan sambil memegang handphone nya, ya pria itu adalah Oh Sehun, yang
sedang berbicara dengan Chanyeol lewat telfon.
ç===è
Myungsoo
dan Suzy pun pergi kebawah pohon dimana Myungsoo pertamakali menunjukkan
bakatnya pada Suzy. Mereka berdua duduk disitu saling memandang satu sama lain.
“Myungsoo-ya,
ceritakan padaku apa yang terjadi” tanya Suzy yang memulai pembicaraan.
Myungsoo
menghela nafas dan mulai menceritakan semua yang terjadi padanya. Dia
menceritakan kehidupannya yang rumit, bagaimana ia dapat bersekolah disitu,
mempunyai hobi bernyanyi, dipaksa menjadi penerus Hwang Jun Group, bagaimana
ibunya meninggal dan penyebab ayahnya melarangnya menjadi seorang artis dan
alasan ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita yang sudah mempunyai seorang
anak lelaki yang lebih tua darinya setahun, yaitu Kim Chanyeol yang sebenarnya bermarga
asli Park.
“begitulah
hidupku, aku kehilangan ibu bahkan perlahan mungkin aku juga akan kehilangan ayahku..mungkin
juga Hwang Jun Group akan menjadi milik kak Chanyeol jika aku tetap ingin
menjadi seorang artis” terang Myungsoo yang lagi meneteskan air matanya.
Suzy
yang juga ikut bersedih hanya bisa diam dan memberikan satu kalimat pada Myungsoo.
“kabulkanlah
setidaknya satu permintaan dari orang yang kamu sayang”
“kamu
benar, tapi apa yang harus aku kabulkan dari ayah?bagiku, permintaannya terlalu
banyak dan sangat berat” keluh Myungsoo
“permintaan
yang menurutmu paling beratlah yang harus kamu kabulkan”jawab Suzy lagi
Myungsoo
menatap Suzy lagi dan tidak bisa berkata apa-apa.
Mendung
tiba tiba datang lagi, bahkan tetesan air hujan mulai turun.
“
Myungsoo-ya! ”
Tampak
sang kakak, Kim Chanyeol berdiri jauh dibelakang mereka dan menuju kearah
mereka.
To Be Continued...
Yang bener-bener mau dilanjut, komen + kasih
pendapat tentang fanfic ini neee...
gomaptta... *bow